Tuesday, June 9, 2015

Bermain Saxophone Secara Autodidak

Saxophone memang tidaklah seterkenal piano, biola ataupun gitar tapi penggemar alat musik ini tidaklah sedikit. Saxophone sering dipakai dalam permainan musik Jazz dan merupakan suatu alat musik yang sangat istimewa. Biasanya orang yang memainkan Saxophone memiliki jiwa musik yang sangat tinggi. Kali ini saya akan memberikan informasi mengenai cara bermain saxophone secara autodidak untuk anda yang berminat menguasainya.

Reed dan Mouthpiece
Sebelum memainkan alat musik Saxophone tentunya anda harus mengenal bagian-bagian saxophone ini terlebih dahulu. Bagian dari saxophone yang sangat penting untuk anda ketahui adalah Mouth dan  Reed. Mouthpiece merupakan tip opening dari Saxophone sedangkan Reed merupakan pengukur getaran dari saxophone.  Mouthpiece akan menghasilkan bunyi setelah digabungkan oleh reed yang tebuat dari bahan bambu sedangkan Reed bentuknya seperti sendok es krim dan sangat tipis yang akan bergetar saat ditiup dan getaran inilah yang akan mengeluarkan bunyi.

Cara menggabungkan reed dan mouthpiece menggunakan Ligature yang merupakan cincin logam yang akan mengikat Mouthpiece dengan Reed. Piklihlah Reed yang sesuai dengan anda karena ada 5 ukuran Reed yang dijual di pasaran yaitu Reed ukuran 1, 1 ½, 2, 2 ½, da ukuran 3 yang merupakan paling tebal.

Teknik Pernapasan
Seperti yang kita ketahui bahwa Saxophone termasuk jenis alat musik tiup sehingga membutuhkan teknik pernapasan yang baik dalam memainkan Saxophone. Secara teknikal, pernapassan dibagi menjadi 2 kategori yaitu teknik pernapsan dada dan teknik pernapasan perut.

Teknik pernapasan perut dilakukan dengan cara menarik napas melalui mulut yang kemudian disimpan didalam perut lalu keluarkan secara perlahan dan mendesis. Perut kita pada umumnya dapat menampung 12 liter udara. Cara pernapasan dengan perut meruapakan cara atau teknik pernapasan yang paling baik karena kapasitas udara yang tersimpan lebih banyak sehingga kita bbisa mengeluarkan napas lebih panjang dan lebiih baik dengan teknik ini.

Teknik pernapasan dada dilakukan dengan cara menarik napas memalui mulut kita yang kemudian disimpan di dalam dada yang kemudian dikeluarkan secara perlahan dengan mendesis.. Kapasitas udara yang disimpan di dalam dada tentu saja lebih kecil daripada perut yaitu sekitar 5 liter udara. Teknik pernapasan ini bisa kita gunakan dalam keadaan mendesak yaitu pada saat kita harus mengambil napas dengan cepat.

Share This Article Facebook +Google Twitter Digg Reddit