Monday, January 5, 2015

Persiapan Negosiasi Sebelum Membeli Mobil

Ketika Anda tiba di dealer, banyak mobil baru yang dipajang dan ditawarkan untuk dibeli. Anda harus tetap tenang, seolah-olah tidak akan mengganggu Anda bila Anda pulang tanpa membawa mobil (meskipun dalam hati tidak demikian).

Pastikan mencoba mobil untuk test drive. Jika penjual ikut kedalam dengan Anda ingat untuk tidak mendiskusikan kisaran harga dengan dia. Ini juga merupakan ide yang baik untuk memastikan semuanya dalam mobil bekerja dengan baik. Pastikan untuk memeriksa interior apakah ada yang sobek, noda, atau kerusakan lainnya, dan juga periksa eksterior untuk goresan, penyok, dll.


Lihat di bawah badan mobil serta tanah untuk tanda-tanda kebocoran. Jika Anda puas dengan mobil dan kondisinya, sekarang adalah waktu untuk duduk dengan penjual dan menegosiasikan harga. Biarkan penjual memberikan rincian yang pertama, memperhatikan biaya mobil, jumlah yang ditawarkan untuk tukar tambah, dan hal lain yang mempengaruhi harga total. Harga yang diberikan akan selalu meningkat. Sekarang giliran Anda untuk memberikan harga Anda, mulai ke angka terendah sehingga Anda memiliki lebih banyak ruang untuk bernegosiasi dalam jangkauan Anda.

Anda dapat menegosiasikan jumlah nilai tukar-tambah jika Anda merasa harga dealer terlalu jauh di bawah nilai pada umumnya. Anda juga dapat menegosiasikan total biaya mobil, baru atau bekas. Semua informasi ini yang Anda kumpulkan akan memberikan cara yang akurat untuk menurunkan biaya dalam batas yang wajar. Anda tidak ingin masuk ke sana mengatakan Anda ingin cari mobil baru dan sanggup membayar Rp 60 juta untuk mobil baru seharga Rp 250 juta, Anda tidak akan dianggap serius. Dengan masuk dan mengatakan Anda ingin membayar Rp 180 juta memberi Anda kesempatan yang layak pada negosiasi untuk menurunkan harga.
Share This Article Facebook +Google Twitter Digg Reddit